Tips membuat komentar atau narasi di raport

22 09 2013

Guru Kreatif

Buat seorang guru mengomentari siswa adalah bagian pekerjaan yang mesti dikerjakan setiap pertengahan dan akhir tahun ajaran. Untuk menjaga agar komentar guru bisa membangun sekaligus memberikan informasi yang terbaik mengenai hasil pembelajaran siswa, maka guru perlu memperhatikan prinsip di bawah ini.

(sebagai catatan tips dibawah ini diberikan oleh guru sekaligus mentor saya Ibu Yulia. Beliau memberikan tips ini beberapa tahun lalu dalam rapat menjelang kenaikan kelas. Thanks Bu Yulia, tips nya masih bermanfaat hingga kini, semoga menjadi amal ibadah untuk anda, amin)

Apa yang perlu dipertimbangkan?

  • Fokus dengan apa yang ingin kita nilai.
  • Memperhatikan setiap perkembangan yang diperlihatkan oleh siswa kita.
  • Menggunakan semua data penilaian yang kita miliki. Bukan berdasarkan spekulasi.
  • Buatlah komentar yang khusus untuk setiap anak, relevan, spesifik dan akurat.

Baca entri selengkapnya »

Iklan




Belajar Dari Kecelakaan Hebat Anak Usia 13 Tahun

15 09 2013

Minggu ini media nasional diramaikan dengan berita kecelakaan hebat yang mengakibatkan 6 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka berat. Dan ternyata sumber dari kecelakaan ini adalah anak berusia 13 tahun yaitu Dul, putra pentolan band Dewa 19, Ahmad Dhani.

Tanpa mengurangi simpati kepada para korban, apa yang bisa kita ambil pelajaran dari kasus kecelakaan tersebut?

1. Kurangnya pengawasan orangtua 

Musisi terkenal dan hebat, bisa dipastikan jadwal Ahmad Dhani super sibuk. Dengan berbagai kesibukan tersebut, waktu untuk keluarga semakin berkurang apalagi sang ibu Maia sudah berpisah.

Dengan kondisi diatas, bukan tidak mungkin sang anak merasakan waktu bermain yang sangat longgar. Bahkan pulang larut malam pun gak masalah (jam 24 masih dalam perjalanan pulang ke rumah). Padahal dengan usia seperti itu, dia harusnya ada dirumah bahkan sudah tidur malam.

Dari kasus ini, kita bisa belajar untuk meluangkan waktu buat keluarga khususnya anak-anak, beri mereka perhatian dan pengawasan yang cukup bagi mereka untuk belajar mandiri dan bertanggung jawab.

2. Fasilitas berlebihan 

Ini faktor utama dari kecelakaan tersebut, dengan usia yang seharusnya belum diijinkan untuk membawa mobil namun karena fasilitas yang diberikan orangtua, sang anak pun memanfaatkannya.

Dari kasus ini kita belajar untuk memberikan fasilitas terbaik untuk anak anak, tapi sesuaikan dengan kebutuhan dan usia mereka. Jangan sampai fasilitas yang kita berikan malah menjadi bumerang buat kita.

Semoga kita bisa mengambil banyak hikmah dari kasus ini demi keluarga dan anak anak kita.